Sebagai manusia... mungkin sudah menjadi fitrahnya untuk memberatkan
(baca: fokus) pada salah satu hal *ciee*. Terus terang aku sendiri
merasakan seperti itu. Ketika tengah asyik dengan sesuatu, maka sesuatu
yang lain pun mungkin akan merasa sedih gara-gara aku cuekin. Misalkan
ngeblog. Terkadang aku keasyikan dengan salah satu ato dua ato beberapa
blogku yang pasti tidak semuanya aku urus. Ada yg sering tak lihatin
-klo ada yg komen-komen gitu- meski nggak tiap hari. Ada juga yg tak
masukin (login, meski gak aku update). Yang jelas aku nggak tau blog
mana yg lebih aku sayangi dan mana yg enggak. Semuanya aku suka, aku
sayang. Blog di Friendster emang jarang banget aku update. Buka aja
juga jarang *maap yaa*. Sekarang masih -lebih- sering ngelus-elus yg di
blogspot dan di blogsome.
Yah, itulah kita. Terkadang memberatkan pada satu sisi tanpa
memandang pada sisi lain. Eh, tapi jangan salah. Aku jadi teringat
pelajaran bahasa Inggris waktu SMP. Pernah baca cerita dari seorang
musisi asal Itali, yaitu si Pavarotti *bener gak nih tulisannya?*.
Ayahnya menasehatinya "that we cannot sit on the two seats". Yup, kita
gak bakalan bisa duduk di dua buah kursi secara bersamaan which is
kursinya tuh berada pada tempat yg terpisah, pokoknya nggak mepet gitu
loh. Gak usah protes!! Pasti kamu mo bilang kursinya dideketin gitu...
hehehe. Karena apa? Ya karena kalo kita melakukannya, maka kita akan
jatuh. Intinya tuh gini, ketika kita harus memilih -dua ato lebih-
jalan mana yg mesti kita ambil, kita tuh nggak boleh serakah, nggak
boleh ngambil semuanya. Semua orang tuh udah ada bagiannya
sendiri-sendiri. Karena dengan memilih satu pilihan saja, maka kita
akan lebih fokus dan terarah. Teringat juga pepatah yg mengatakan "jack
of all trades, master of none". Kita hampir tau di semua bidang, tapi
semuanya dangkal. Padahal sebenernya bukan itu yg penting, tapi fokus
pada salah satu bidang dan ketahui secara mendalam. Itulah yang akan
membuat kita menjadi 'punya karakter'. Tidak gampang goyah dan tentu
saja bisa mandiri.
"Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui". Peribahasa ini
sebenernya bisa dipraktekin dalam dunia per-blog-an. Adalah dengan
sekali send post aja semua blog ter-update. Kita dapat memanfaatkan
posting-via-email. Dengan cara ini kita harusnya sudah melakukan
setting sedemikian rupa sehingga cara ini dapat diterapkan gitu loh.
Nah, intinya kita set sebuah e-mail yg mana hanya kita -eh, aku- saja
yang tau email tersebut. Misal di blogspot kita mesti nambahin
-minimal- satu suku kata -dengan melihat ketentuan jumlah karakter-
tentunya sebagai 'kunci rahasia' agar kita bisa post. Kenapa koq
rahasia? Lha iya donk! Kalo orang-orang pada tau, ntar jadi rame-rame
dunk postingnya. Orang lain siapa aja akan dengan mudah untuk posting
ke blog kita -eh, blogku- gitu. Kan bisa berabe tuh, kalo postingnya
bener sih nggak masalah, lha kalo disalahgunakan. Bisa nangis dunk :((
Yang jelas kita mesti hati-hati.
Ingat!!! Kejahatan timbul
bukan hanya karena ada niat dari sang pelaku, tetapi juga karena ada
kesempatan. Jadi, waspadalah! waspadalah!! dan waspadalah!!!
Perasaan nih postingan campur-campur deh. Nggak urut dan nggak nyambung. Apa karena masih belum bisa fokus yah?